Bagaimana jika kita bisa menjadikan Tadabbur sebagai Gaya Hidup?
Perubahan itu tidak lahir dari satu momen pencerahan.
Ia lahir dari kebiasaan kecil yang dijaga setiap hari.
Masalahnya, berjalan sendirian sering membuat langkah kita goyah.
Hari ini semangat — esoknya hilang arah.
Yang kita butuhkan bukan sekadar ilmu.
Kita butuh komunitas yang saling menguatkan.
Komunitas refleksi Qur’an harian — tempat kamu bertumbuh bersama orang-orang yang juga ingin menjaga hati, memperbaiki diri, dan mendekat kepada Allah dengan lembut.
Di ODOR, kamu tidak hanya mendengar nasihat, tapi kamu akan:
Bukan teori panjang, bukan kultum yang lewat begitu saja. Ini hidup dengan ayat, satu hari, satu langkah kecil yang nyata.
Bersama komunitas ODOR, kamu akan mendapatkan:
Karena mendekat kepada Allah itu terasa lebih ringan ketika dilakukan bersama.
Sekolah Menengah Analis Kimia Bogor (SMAKBo), Ma’had al-Azhar – Bogor, Ma’had Khadimus Sunnah – Bandung, S-1 Ushuludin, studi Master in Islamic Studies, studi Master al-Quran wa ‘ulumuhu, Magister Manajemen Pendidikan Islam.
Berpengalaman selama lebih dari 25 tahun di dunia public speaking, 15 tahun di dunia training pengembangan SDM di korporasi, lebih dari 10 tahun dalam mengembangkan program pembelajaran Quran
Quranic Coaching, Public Speaking, desain modul pembelajaran, Training for Trainer, NLP, STIFIN Personality, kepemimpinan dan pengembangan SDM berbasis al-Quran, ilmu-ilmu keislaman (Bahasa Arab dan ilmu-ilmu al-Quran).
FOUNDER Quranic Leadership Academy & CEO REFLECTQ, Master Trainer Cinta Quran, Associate Trainer Kubik Leadership
Menulis 3 buah Buku: Sukses Mulia is My Life | Spiritual Capital-Rahasia Sukses Raih Rezeki Berkah Melimpah (Gramedia) | Membangun Bisnis Meraih Surga |